Komponen
Jaringan Komputer
A. Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer
adalah sekumpulan peralatan komputer yang
dihubungkan agar dapat saling berkomunikasi dengan tujuan berbagi sumber daya
seperti file dan printer misalnya. Agar jaringan dapat berfungsi, diperlukan
layanan-layanan yang dapat mengatur pembagian sumber daya.
Media perantara ini bisa merupakan media kabel ataupun media tanpa kabel yang akan mengalirkan data dari satu komputer ke komputer lainnya.
Media perantara ini bisa merupakan media kabel ataupun media tanpa kabel yang akan mengalirkan data dari satu komputer ke komputer lainnya.
B.
Pengertian Komponen-Komponen Jaringan Komputer
Komponen-komponen
jaringan komputer adalah perangkat-perangkat yang digunakan untuk membangun
sebuah jaringan.
C.
Komponen Jaringan
1. Komputer
Komputer adalah
perangkat elektronikk yang bisa menerima input, proses, dan output. Komputer merupakan
perangkat yang paling utama di dalam membangun sebuah jaringan. Komponen utama
komputer adalah:
a. CPU (Central Processing Unit) yang di
dalamnya terdapat MB (Motherboard)
atau PCB (Prented Centered Board)
atau Main Board.
b. Chipset yang merupakan komponen utama dari Motherboard.
c. Memori yaitu tempat penyimpanan sementara
Teknologi
yang cepat perkembangannya, membuat komponen dalam perangkat-perangkat
elektronik semakin lama semakin baik diciptakan oleh produsen misalnya seperti
komputer. Hal ini sesuai dengan pendapat Moore seseorang yang mendirikan
perusahaan intel yang menciptakan core i 7 dan menamai hukumnya adalah “Hukum
Moore”. Bunyi dari hukumnya adalah “Komputer meningkat 2 x lipat setiap 18
bulan”.
2.
NIC (Network Interface Card)
NIC yaitu kartu
atau papan elektronik yang ditanam pada setiap komputer yang terhubung ke
jaringan atau perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara
komputer. NIC menentukan kecepatan komputer. Biasanya kecepatannya ada yang 10
mbps (mega byte per second), 100 mbps
(mega byte per second), 1000 mbps (mega byte per second), 10000 mbps (mega byte per second). 1 karakter
terdiri dari 1 byte dan 1 byte terdiri dari 8 bit. Byte sebagai kapasitas
penyimpanan. Penjelasannya adalah sebagai berikut:
01010101 = 1
byte =
1 karakter
8 bit
3. Network Device
Network device terdiri dari:
a.
Switch
Switch mempunyai bentuk dan fungsi
yang sama dengan hub, bedanya switch lebih pintar karena memiliki kemampuan
untuk mentransfer data hanya pada port yang dituju saja, berbeda dengan HUB
yang mem-broadcast ke semua port yang dimiliki termasuk port tempat data
tersebut berasal. Hal inilah yang membuat switch lebih cepat dalam mentransfer
data dengan penggunaan bandwidth 100%, tidak terbagi untuk broadcast.
b.
Hub
Hub adalah komponen jaringan yang
memiliki colokan (portport) yang berguna untuk menyatukan kabel-kabel network
dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Hub merupakan pembagi sinyal data bagi Network Interface
Card (NIC) dan sekaligus berfungsi sebagai penguat sinyal. Hub tidak memiliki fasilitas
untuk routing, sehingga semua informasi yang datang akan
dikirimkan ke sebuah komputer.
Switch
dan Hub merupakan perangkat jaringan dalam yang menggunakan kabel.
c. Router
Router memiliki kemampuan untuk
menyaring atau memfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan
atau protocol tertentu.
d.
AP (Access Point)
Access point merupakan perangkat
yang menjadi sentral koneksi dari client ke ISP atau dari kantor cabang ke
kantor pusat jika jaringannya adalah milik sebuah perusahaan. Fungsinya adalah
mengkonversi sinyal frekuensi radio menjadi sinyal digital yang akan disalurkan
melalui kabel atau disalurkan ke perangkat WLAN yang lain dengan dikonversi
kembali menjadi sinyal frekuensi radio.
4. Media Transmisi
Media transmisi terdiri dari wire
yang menggunakan kabel dan wireless yang tidak menggunakan kabel.
Wire dapat dibagi ke dalam beberapa
jenis yaitu:
Kabel koaksial adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah
konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi
tinggi mulai 300 kHz keatas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi
tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial
memiliki kapasitas kanal
yang cukup besar. Ada beberapa jenis kabel koaksial, yaitu thick coaxial cable
(mempunyai diameter besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih
kecil).
Keunggulan
kabel koaksial adalah dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon, dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya
perawatan lebih rendah, karena menggunakan penutup isolasi maka kecil
kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain.
Kelemahan
kabel koaksial adalah mempunyai redaman yang relatif besar sehingga untuk
hubungan jarak jauh harus dipasang repeater-repeater, jika kabel dipasang
diatas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat
putusnya hubungan.
b. Twisted Pair Cable yang terdiri dari kabel UTP/STP yang bisa
digunakan pada jarak hanya 100 m
Twisted
pair cable atau kabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang
digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi
elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel Unshielded
twisted-pair (UTP), dan crosstalk yang terjadi di antara kabel yang
berdekatan.
Ada dua macam Twisted Pair Cable,
yaitu :
1. Kabel
STP dan UTP. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) merupakan salah satu jenis kabel
yang digunakan dalam jaringan komputer. Kabel ini berisi dua pasang kabel
(empat kabel) yang setiap pasang dipilin. Kabel STP lebih tahan terhadap
gangguan yang disebebkan posisi kabel yang tertekuk. Pada kabel STP attenuasi
akan meningkat pada frekuensi tinggi sehingga menimbulkan crosstalk dan
sinyal gangguan.
2. Kabel UTP (Unshielded Twisted
Pair) banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer. Kabel ini berisi
empat pasang kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak
dilengkapi dengan pelindung (unshilded). Kabel UTP mudah dipasang, ukurannya
kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP
sangat rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di
sekelilingnya.
c. Fibes optic atau serat optik
yang bisa digunakan pada jarak yang jauh dan tidak akan memiliki gangguan
listrik kalaupun ada itu hanya berupa pecah/retak.
Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik
yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari
suatu tempat ke tempat lain.
Keuntungan
serat optik adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas
transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi
sinyal cahaya sehingga lebih cepat, tenaga yang
dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar.
Kelemahan
serat optik antara lain biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan
konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan
khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang
kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini.
Wireless dapat dibagi ke dalam
beberapa jenis yaitu:
a. CDMA
b. Wifi yang rensi yaitu a
(memiliki kecepatan 54 mbps), b (memiliki kecepatan 11 mbps), c (memiliki
kecepatan 54 mbps), d (memiliki kecepatan 200 mbps), dan ac (memiliki kecepatan
kira-kira satuan gbps). Yang masih digunakan di UNP saat ini adalah yang n.
5. Network Operating System
Sistem
Operasi Network (NOS = Network Operating System) digunakan untuk
membangun suatu jaringan, baik berbasis Windows maupun sistem operasi
yang berbasis Multiuser (Unix/Linux, Netware, Windows NT-Server).
Contoh NOS misalnya windows 7, windows XP, windows vista, windows 3.0, dan mac
os (sistem operasi di laptop)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar