Minggu, 16 September 2012

Komponen Jaringan Komputer
A.  Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sekumpulan peralatan komputer yang dihubungkan agar dapat saling berkomunikasi dengan tujuan berbagi sumber daya seperti file dan printer misalnya. Agar jaringan dapat berfungsi, diperlukan layanan-layanan yang dapat mengatur pembagian sumber daya.
Media perantara ini bisa merupakan media kabel ataupun media tanpa kabel yang akan mengalirkan data dari satu komputer ke komputer lainnya.
B.  Pengertian Komponen-Komponen Jaringan Komputer
Komponen-komponen jaringan komputer adalah perangkat-perangkat yang digunakan untuk membangun sebuah jaringan.
C.  Komponen Jaringan
1. Komputer
Komputer adalah perangkat elektronikk yang bisa menerima input, proses, dan output. Komputer merupakan perangkat yang paling utama di dalam membangun sebuah jaringan. Komponen utama komputer adalah:
a. CPU (Central Processing Unit) yang di dalamnya terdapat MB (Motherboard) atau PCB (Prented Centered Board) atau Main Board.
b.  Chipset yang merupakan komponen utama dari Motherboard.
c.  Memori yaitu tempat penyimpanan sementara
Teknologi yang cepat perkembangannya, membuat komponen dalam perangkat-perangkat elektronik semakin lama semakin baik diciptakan oleh produsen misalnya seperti komputer. Hal ini sesuai dengan pendapat Moore seseorang yang mendirikan perusahaan intel yang menciptakan core i 7 dan menamai hukumnya adalah “Hukum Moore”. Bunyi dari hukumnya adalah “Komputer meningkat 2 x lipat setiap 18 bulan”.    
2.  NIC (Network Interface Card)
NIC yaitu kartu atau papan elektronik yang ditanam pada setiap komputer yang terhubung ke jaringan atau perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer. NIC menentukan kecepatan komputer. Biasanya kecepatannya ada yang 10 mbps (mega byte per second), 100 mbps (mega byte per second), 1000 mbps (mega byte per second), 10000 mbps (mega byte per second). 1 karakter terdiri dari 1 byte dan 1 byte terdiri dari 8 bit. Byte sebagai kapasitas penyimpanan. Penjelasannya adalah sebagai berikut:
01010101  =   1 byte   =   1 karakter


 

                        8 bit
3.  Network Device
Network device terdiri dari:
a.  Switch
Switch mempunyai bentuk dan fungsi yang sama dengan hub, bedanya switch lebih pintar karena memiliki kemampuan untuk mentransfer data hanya pada port yang dituju saja, berbeda dengan HUB yang mem-broadcast ke semua port yang dimiliki termasuk port tempat data tersebut berasal. Hal inilah yang membuat switch lebih cepat dalam mentransfer data dengan penggunaan bandwidth 100%, tidak terbagi untuk broadcast.
b.  Hub
Hub adalah komponen jaringan yang memiliki colokan (portport) yang berguna untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Hub merupakan pembagi sinyal data bagi Network­ Interface Card (NIC) dan sekaligus berfungsi sebagai penguat sinyal. Hub tidak memiliki fasilitas untuk routing, sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke sebuah komputer.
Switch dan Hub merupakan perangkat jaringan dalam yang menggunakan kabel.
c.  Router
Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau memfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu.
d.  AP (Access Point)
Access point merupakan perangkat yang menjadi sentral koneksi dari client ke ISP atau dari kantor cabang ke kantor pusat jika jaringannya adalah milik sebuah perusahaan. Fungsinya adalah mengkonversi sinyal frekuensi radio menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui kabel atau disalurkan ke perangkat WLAN yang lain dengan dikonversi kembali menjadi sinyal frekuensi radio.
4.  Media Transmisi
Media transmisi terdiri dari wire yang menggunakan kabel dan wireless yang tidak menggunakan kabel.
Wire dapat dibagi ke dalam beberapa jenis yaitu:
a.  Kabel koaksial 
    Kabel koaksial adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar. Ada beberapa jenis kabel koaksial, yaitu thick coaxial cable (mempunyai diameter besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil).
Keunggulan kabel koaksial adalah dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon, dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah, karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain.
Kelemahan kabel koaksial adalah mempunyai redaman yang relatif besar sehingga untuk hubungan jarak jauh harus dipasang repeater-repeater, jika kabel dipasang diatas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan.
b. Twisted Pair Cable yang terdiri dari kabel UTP/STP yang bisa digunakan pada jarak hanya 100 m
Twisted pair cable atau kabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel Unshielded twisted-pair (UTP), dan crosstalk yang terjadi di antara kabel yang berdekatan.
                Ada dua macam Twisted Pair Cable, yaitu :
1.  Kabel STP dan UTP. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer. Kabel ini berisi dua pasang kabel (empat kabel) yang setiap pasang dipilin. Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan yang disebebkan posisi kabel yang tertekuk. Pada kabel STP attenuasi akan meningkat pada frekuensi tinggi sehingga menimbulkan crosstalk dan sinyal gangguan.
2. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer. Kabel ini berisi empat pasang kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded). Kabel UTP mudah dipasang, ukurannya kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP sangat rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di sekelilingnya.
c. Fibes optic atau serat optik yang bisa digunakan pada jarak yang jauh dan tidak akan memiliki gangguan listrik kalaupun ada itu hanya berupa pecah/retak. 
    Serat optik  adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain.
Keuntungan serat optik adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat, tenaga yang dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar.
Kelemahan serat optik antara lain biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini.
Wireless dapat dibagi ke dalam beberapa jenis yaitu:
a. CDMA
b. Wifi yang rensi yaitu a (memiliki kecepatan 54 mbps), b (memiliki kecepatan 11 mbps), c (memiliki kecepatan 54 mbps), d (memiliki kecepatan 200 mbps), dan ac (memiliki kecepatan kira-kira satuan gbps). Yang masih digunakan di UNP saat ini adalah yang n.
5.  Network Operating System
Sistem Operasi Network (NOS = Network Operating System) digunakan untuk membangun suatu jaringan, baik berbasis Windows maupun sistem operasi yang berbasis Multiuser (Unix/Linux, Netware, Windows NT-Server). Contoh NOS misalnya windows 7, windows XP, windows vista, windows 3.0, dan mac os (sistem operasi di laptop)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar