Senin, 29 Oktober 2012


PERTEMUAN 6
DATABASE (BASIS DATA)
Database adalah kumpulan tabel-tabel atau data-data yang saling berelasi atau saling berkaitan dan diorganisasi sedemikian rupa sehingga kelak dapat dimanfaatkan dengan cepat dan mudah dan disimpan  dalam media penyimpanan tertentu.  Tabel itu berfungsi untuk menyimpan data dan merupakan suatu kumpulan data yang berhubungan dengan topik tertentu, misalnya daftar pegawai atau daftar inventaris barang. Atau dalam pengertian lain basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. 
Beberapa istilah yang perlu kita ketahui dalam database adalah:
1. Field, merupakan tempat dimana data atau informasi dalam kelompok yang sama atau sejenis dimaksudkan. Field itu pada umumnya tersimpan dalam bentuk kolom vertikal pada tabel. Misalnya dalam suatu tabel memuat keterangan NIM, NAMA, ALAMAT, TAHUN MASUK beberapa mahasiswa dan lain-lain dengan urutan kolom A, B, C, D, dan  E. Maka yang dapat kita katakan field yaitu keterangan pada bahagian NIM saja atau pada kolom A.  Bisa juga field pada keterangan pada bahagian  NAMA atau pada kolom B, dan seterusnya.
2. Record, merupakan data lengkap dalam jumlah tunggal yang biasanya tersimpan dalam bentuk baris secara horizontal pada tabel. Misalnya dalam suatu tabel memuat satu baris yang berisi NIM, NAMA, ALAMAT, TAHUN MASUK beberapa orang mahasiswa dan lain-lain. Maka yang dapat kita katakan record adalah satu baris yang memuat informasi NIM, NAMA, ALAMAT, TAHUN MASUK satu orang mahasiswa saja dan sampai pada record yang terakhir dari nama mahasiswa yang paling terakhir.

PERTEMUAN 5

MEMBUAT DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAN DAFTAR GAMBAR SECARA OTOMATIS
Membuat daftar isi, daftar tabel, dan daftar gambar secara otomatis sangat membantu kita dalam mengerjakan berbagai bentuk tugas karya ilmiah yang diberikan oleh dosen. Apabila kita mengerjakannya dengan cara yang manual, itu akan membutuhkan waktu yang lama dan sangat rumit terutama ketika terjadi pergeseran halaman maupun penambahan atau pengurangan setiap topik-topik yang kita bahas dalam tugas karya ilmiah tersebut. Dengan mengetahui cara membuat daftar isi, tabel, maupun gambar secara otomatis ini, waktu yang dibutuhkan tidaklah lama dan tidak membuat rumit pekerjaan kita apabila terjadi pergeseran halaman maupun penambahan atau pengurangan setiap topik-topik yang kita bahas dalam tugas karya ilmiah.
Langkah-langkah kita ikuti untuk membuat daftar isi secara otomatis ini adalah:
1. Persiapkan terlebih dahulu makalah atau karya ilmiah yang mau dibuat daftar isinya.
2. Dalam makalah tersebut ada judul, ada subjudul, sub-sub judul, dan seterusnya.
3. Kita perlu menandai bagian-bagian tersebut dengan membuat style terlebih dahulu. Apakah itu style bab, subbab, dan sub-sub bab. Tetapi dengan menggunakan style yang sudah ada di Microsoft word 2007 juga tidak apa-apa.
4. Kita blok bab I pendahuluan, kemudian kita klik pada bagian style yakni heading 1.
5. Apabila posisi bab tersebut berubah tidak seperti semula maka kita bisa mengembalikannya dengan mengklik kanan pada heading satu tersebut, kemudian kita klik modify. Disinilah kita mengedit bab seperti awal tadi seperti formattingnya.
6. Setelah itu kita tandai sub bab. Sama dengan cara yang di atas namun hanya mengganti headingnya. Kalau pada subjudul kita gunakan heading 2.
7. Apabila masih ada sub-sub babnya cara yang kita gunakan sama yang berbeda hanya mengganti headingnya yakni heading 3. Begitu seterusnya.
 Apabila semua bab, sub bab, sub-sub bab kita kita tandai dan beri style. Barulah kita dapat membuat daftar isi secara otomatis. Caranya yakni:
1. ambil bagian References
2. kemudian kita klik table of contents
3. selanjutnya kita pilih misalnya automatic table 1
4. maka daftar isi kita akan langsung dibuat oleh Microsoft
Sebelum menggunakan langkah daftar isi di atas kita harus mengosongkan halaman awal karena posisi daftar isi ada di bagian awal. Maka caranya adalah dengan mengklik page layout kemudian pilih breaks dan setelah itu klik next page.
Apabila kita ingin menambah atau mengurangi isi makalah kita maka kita tidak perlu mengubah daftar isi tersebut secara manual. Dengan cara yang otomatis kita dapat melakukannya. Yakni dengan cara:
1. Kita tandai dan beri style terlebih dahulu pada topik yang kita tambah tersebut. Misalnya ada tambahan sub bab. Maka kita tandai seperti langkah di atas.
2. Kemudian kita klik pada daftar isi yang telah dibuat secara otomatis tersebut. Maka aka nada tulisan update table dengan tanda panah berwana merah.
3. Selanjutnya kita klik update table tersebut, maka akan keluar 2 opsi yaitu:
    • Update page numbers only, bila perubahan hanya pada nomor halaman karena jumlah halaman bertambah/berkurang atau format nomor halaman berubah.
    • Update entire table, bila ada penambahan/pengurangan heading atau bila ada perubahan teks pada heading.
4. Kita klik update entire table. Maka daftar isi akan segera berubah
5. Apabila kita ingin merubah halamannya kita klik update page numbers only. Maka daftar isi juga akan segera berubah.


Cara Menghapus Daftar Isi, yakni:
1.      Pada References tab, Table of Contents group, klik Table of Contents.
2.   Kemudian klik Remove Table of Contents

Langkah-langkah untuk membuat daftar gambar secara otomatis ini adalah:
1. Gambar-gambar yang akan dibuatkan daftar gambarnya itu telah tersedia sebelumnya.
2.  Klik kanan gambar tersebut, lalu pilih insert caption lalu klik new label dan ketikkan gambar. Kemudian kita klik tombol OK. Maka akan muncul dibawah gambar tersebut gambar 1 dan beri gambar itu nama.
3.  Lakukan hal-hal yang sama pada gambar-gambar lain
4.  Setelah semua gambar diberi nama, sediakanlah lembar kosong untuk daftar gambar dengan mengklik section breaks “next page” dalam tab page layout.
5.  Kemudian kita klik insert table of figure dalam tab reference. Lalu kita klik OK.
6.  Maka akan muncul daftar gambar secara otomatis.

Langkah-langkah untuk membuat daftar gambar secara otomatis ini adalah:
1.  Tabel-tabel yang akan dibuatkan daftarnya itu telah tersedia sebelumnya.
2.  Kliklah tabel tersebut, lalu akan muncul disebelah kiri atas kotak kecil tanda + (plus) , kemudian letakkan krusor disana dan klik kanan. Kemudian klik insert caption, lalu akan muncul tabel caption.
3.  Kemudian kita klik new tabel dan ketikkan tabel kemudian OK.
4.  Setelah itu akan muncul tulisan tabel 1 dan berilah nama tabel tersebut
5.  Lakukan hal-hal yang sama pada tabel-tabel lain
6.  Setelah semua tabel selesai diberi nama, sediakanlah halaman kosong untuk daftar tabel dengan mengklik section breaks “next page” dalam tab page layout.
7.  Kemudian kita klik insert table of figure dalam tab reference. Lalu akan muncul table of figure. Kemudian klim tombol OK.
8.  Maka akan muncul daftar tabel secara otomatis.

Senin, 08 Oktober 2012


Ringkasan Resensiku
Judul buku :  Wealth Strategy ala Kiyosaki
Tipe file     :  pdf
Penulis       :  Budi Rachmat
Penyusun   :  Denny R. Ardiansyah
Halaman    :  58 Lembar
Topik         :  Manajemen Keuangan (Pengelolaan Keuangan)

Buku yang berjudul Wealth Strategy ala Kiyosaki yang artinya strategi untuk bisa mencapai kekayaan ala Kiyosaki memang membutuhkan hal-hal dasar dalam manajemen seperti perencanaan, motivasi yang dimiliki, jiwa kepemimpinan yang tepat, dan bagaimana keputusan yang kita ambil itu tepat sehingga income (pendapatan) yang diperoleh dapat dicapai pada tingkat yang maksimal.
Dalam buku ini penulis mengaplikasikan tips-tips dari Kiyosaki dalam menjalankan usaha bakmi yang dimilikinya. Dalam menjalani kehidupan ini untuk memenuhi kebutuhan akan segalanya sebaiknya kita harus mempunyai sumber pendapatan dari banyak sumber. Jadi tidak hanya tergantung pada satu sumber seperti gaji. Dalam pelaksanaannya kita harus mengukur berdasarkan time management dan risk management nya. Kalau dilihat dari time managementnya sebaiknya kita harus meminimalkan waktu tetapi usaha yang dilakukan banyak dan akhirnya income yang didapat meningkat, yakni dengan cara usaha kita diserahkan kepada master franchise jadi kita umpanya sebagai investornya. Kalau dilihat dari segi risk managementnya  apabila di satu sumber income kita mengalami kegagalan tetapi di sumber income yang lain kita masih menerima pemasukan. Jadi kita masih bisa memenuhi kebutuhan hidup kita.
Selain itu di dalam buku ini kita dapat memaknai istilah-istilah seperti :
1.  Employee (karyawan)
Untuk dapat menghasilkan uang dia harus bekerja secara aktif , sehingga kalau ingin tetap hidup dan menghasilkan uang tak ada pilihan lain dia harus bekerja.
2.  Self-employed (orang yang bekerja sendiri)
Orang-orang di dalam ini mempunyai bisnis kecil. Dan orang bekerja seperti ini belum dapat menghasilkan passive income yakni orang yang bekerja dengan memerlukan waktu yang sedikit layaknya seorang investor.
3.  Business Owner (pengusaha)
Orang yang bekerja pada tahap ini sudah dapat menghasilkan passive income
4.  Investor
Orang yang bekerja pada tahap ini sudah dapat menghasilkan passive income dengan berinvestasi yang menghasilkan uang tanpa bekerja.
Kemudian buku ini mengisyaratkan kepada kita bahwa dalam membuat suatu income dengan sumber yang demikian banyaknya diperlukan pribadi seorang pemimpin yang tepat dan efektif seperti keahlian merencanakan yang meliputi apa yang akan dilakukan pada waktu yang akan datang dan bagaimana menetapkan tujuan tersebut, mengambil keputusan secara tepat, efisien dan efektif serta siap menerima akibat apabila usaha kita nantinya gagal, dan pastinya adanya motivasi internal yang kuat dari dalam dirinya karena keyakinan dari motivasi ini nantinya mempengaruhi hasil akhir dari usaha yang dilakukan sehingga tujuan yang ditetapkan di awal semula tercapai.
Hanya satu kelemahan yang saya dapati di dalam buku ini yakni terlalu banyaknya menggunakan bahasa istilah ekonomi dalam bahasa inggris sehingga nantinya yang bisa memakmurkan hidupnya ala kiyosaki ini hanyalah orang-orang yang berintelegensi serta berwawasan luas yang telah makmur juga. Orang-orang awam serta orang-orang yang memiliki kemampuan financial rendah sulit untuk memahami makna dari kata-kata tersebut.
Tetapi secara keseluruhan buku ini layak dibaca oleh semua kalangan karena nantinya apabila ilmu serta teori di buku ini diaplikasikan sebaik mungkin oleh masyarakat Indonesia, Negara Indonesia yang kita damba-dambakan sebagai Negara terkaya di dunia akan terwujudkan.

Ringkasan Resensiku
Judul buku :  Wealth Strategy ala Kiyosaki
Tipe file     :  pdf
Penulis       :  Budi Rachmat
Penyusun   :  Denny R. Ardiansyah
Halaman    :  58 Lembar
Topik         :  Manajemen Keuangan (Pengelolaan Keuangan)

Buku yang berjudul Wealth Strategy ala Kiyosaki yang artinya strategi untuk bisa mencapai kekayaan ala Kiyosaki memang membutuhkan hal-hal dasar dalam manajemen seperti perencanaan, motivasi yang dimiliki, jiwa kepemimpinan yang tepat, dan bagaimana keputusan yang kita ambil itu tepat sehingga income (pendapatan) yang diperoleh dapat dicapai pada tingkat yang maksimal.
Dalam buku ini penulis mengaplikasikan tips-tips dari Kiyosaki dalam menjalankan usaha bakmi yang dimilikinya. Dalam menjalani kehidupan ini untuk memenuhi kebutuhan akan segalanya sebaiknya kita harus mempunyai sumber pendapatan dari banyak sumber. Jadi tidak hanya tergantung pada satu sumber seperti gaji. Dalam pelaksanaannya kita harus mengukur berdasarkan time management dan risk management nya. Kalau dilihat dari time managementnya sebaiknya kita harus meminimalkan waktu tetapi usaha yang dilakukan banyak dan akhirnya income yang didapat meningkat, yakni dengan cara usaha kita diserahkan kepada master franchise jadi kita umpanya sebagai investornya. Kalau dilihat dari segi risk managementnya  apabila di satu sumber income kita mengalami kegagalan tetapi di sumber income yang lain kita masih menerima pemasukan. Jadi kita masih bisa memenuhi kebutuhan hidup kita.
Selain itu di dalam buku ini kita dapat memaknai istilah-istilah seperti :
1.  Employee (karyawan)
Untuk dapat menghasilkan uang dia harus bekerja secara aktif , sehingga kalau ingin tetap hidup dan menghasilkan uang tak ada pilihan lain dia harus bekerja.
2.  Self-employed (orang yang bekerja sendiri)
Orang-orang di dalam ini mempunyai bisnis kecil. Dan orang bekerja seperti ini belum dapat menghasilkan passive income yakni orang yang bekerja dengan memerlukan waktu yang sedikit layaknya seorang investor.
3.  Business Owner (pengusaha)
Orang yang bekerja pada tahap ini sudah dapat menghasilkan passive income
4.  Investor
Orang yang bekerja pada tahap ini sudah dapat menghasilkan passive income dengan berinvestasi yang menghasilkan uang tanpa bekerja.
Kemudian buku ini mengisyaratkan kepada kita bahwa dalam membuat suatu income dengan sumber yang demikian banyaknya diperlukan pribadi seorang pemimpin yang tepat dan efektif seperti keahlian merencanakan yang meliputi apa yang akan dilakukan pada waktu yang akan datang dan bagaimana menetapkan tujuan tersebut, mengambil keputusan secara tepat, efisien dan efektif serta siap menerima akibat apabila usaha kita nantinya gagal, dan pastinya adanya motivasi internal yang kuat dari dalam dirinya karena keyakinan dari motivasi ini nantinya mempengaruhi hasil akhir dari usaha yang dilakukan sehingga tujuan yang ditetapkan di awal semula tercapai.
Hanya satu kelemahan yang saya dapati di dalam buku ini yakni terlalu banyaknya menggunakan bahasa istilah ekonomi dalam bahasa inggris sehingga nantinya yang bisa memakmurkan hidupnya ala kiyosaki ini hanyalah orang-orang yang berintelegensi serta berwawasan luas yang telah makmur juga. Orang-orang awam serta orang-orang yang memiliki kemampuan financial rendah sulit untuk memahami makna dari kata-kata tersebut.
Tetapi secara keseluruhan buku ini layak dibaca oleh semua kalangan karena nantinya apabila ilmu serta teori di buku ini diaplikasikan sebaik mungkin oleh masyarakat Indonesia, Negara Indonesia yang kita damba-dambakan sebagai Negara terkaya di dunia akan terwujudkan.